Rose, seorang penyihir penyendiri yang hidup tenang di tepi danau, diminta oleh ksatria yang diam-diam dicintainya untuk meracik ramuan cinta—untuk orang lain. Meski hatinya hancur, ia tak kuasa menolak permintaan sang ksatria; ia justru memilih untuk menghargai waktu singkat yang mereka habiskan bersama saat mengumpulkan bahan-bahan ramuan. Seiring hari-hari berlalu dalam keheningan, Rose mendapati dirinya begitu berat melepas setiap momen kebersamaan itu, sembari merasa gentar membayangkan hari saat ramuan tersebut akhirnya rampung.














